Bagaimana jika sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat lahirnya keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan tangguh menghadapi tantangan pangan? Buku ini menunjukkan bahwa perubahan tersebut dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana melalui kebun sekolah yang dikelola secara terencana dan melibatkan seluruh ekosistem pendidikan.
Berdasarkan pengalaman implementasi Program Bessai Berinta di Kota Bontang, buku ini memperkenalkan model Integrated Food Security–School Based Management (IFS–SBM) yang memadukan kepemimpinan sekolah, pembelajaran, pelibatan keluarga, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi dalam satu kerangka yang sistematis. Seluruh pembahasan didukung oleh pengalaman nyata dari tiga sekolah dasar yang telah menjalankan program secara langsung.
Lebih dari sekadar menyajikan kisah keberhasilan, buku ini juga mengungkap berbagai tantangan, keterbatasan, dan pelajaran penting selama implementasi. Dilengkapi dengan checklist, format monitoring, contoh pencatatan, serta panduan langkah demi langkah, buku ini menjadi referensi praktis bagi kepala sekolah, guru, pemerintah daerah, akademisi, dan siapa pun yang ingin membangun program sekolah berbasis ketahanan pangan.
Perubahan besar tidak selalu berawal dari investasi yang besar. Satu sekolah, satu kelas, beberapa polibag, dan komitmen untuk terus belajar dapat menjadi titik awal lahirnya kebiasaan baru yang berdampak bagi anak, keluarga, dan masyarakat. Buku ini mengajak Anda membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi pusat ketahanan pangan keluarga—satu panen, satu keluarga, dan satu masa depan yang lebih baik pada satu waktu.

SEKOLAH BERKEBUN, KELUARGA BERDAYA
Model IFS-SBM untuk Ketahanan Pangan Keluarga Siswa Sekolah Dasar
Copyright © CV Elfatih Media Insani, 2026
Penulis: Dr. H. Ahmad Aznem, S.E., M.Si.
Editor: Imran Duse
Desain Isi & Layout : Kuspriyanto
Desain Sampul : Widayanti Setiawan
xvi + 120 hlm; 15.5 x 23 cm
ISBN:
Cetakan Pertama, Agustus 2026
Diterbitkan oleh:
CV Elfatih Media Insani (Anggota IKAPI)
