Merpati Hitam di Langit Tasitolu: Kumpulan Puisi dari Bumi Lorosae

“Merpati Hitam di Langit Tasitolu” tidak berbicara dengan teriakan sejarah atau slogan ideologis, melainkan dengan suara manusia biasa yang sedang belajar memahami hidupnya sendiri. Di tengah tradisi sastra Timor Leste yang kuat dengan narasi besar perjuangan dan ingatan kolektif bangsa, Elvira memilih jalur yang intim dan berani: menuliskan pengalaman personal, relasi sehari-hari, doa sunyi, serta proses batin seorang manusia yang hidup di tanah Lorosae. Puisi-puisinya mengalir tenang, lugas, dan emosional—tidak menggurui, tidak berlebihan, tetapi perlahan menghunjam seperti air yang mengikis batu.

Dikurasi dari 135 puisi menjadi 60 puisi terpilih dalam enam bagian tematik, buku ini membentuk perjalanan batin yang utuh: dari refle­­­ksi diri, cinta dan kerinduan, iman dan doa, tanah dan ingatan, hingga rekonsiliasi dan cahaya harapan. Setiap bait mengajak pembaca mengenal Timor Leste dari sisi paling manusiawinya. Terbitnya buku ini di Indonesia menjadi penanda penting bahwa sastra mampu melampaui batas negara dan sejarah politik. Melalui kata-kata yang jujur dan merdeka, buku ini merawat ikatan persaudaraan antara Timor Leste dan Indonesia; sebuah undangan untuk kembali mendengar suara jiwa, melalui puisi-puisi yang sederhana, berani, dan penuh cinta.


Merpati Hitam di Langit Tasitolu: Kumpulan Puisi dari Bumi Lorosae
Copyright © CV Elfatih Media Insani, 2026
ISBN:
Penulis: Elvira Pereira Ximenes
Editor: Kuspriyanto
Desain Sampul, Desain Isi & Penata Letak: Widayanti Setiawan
Penerbit: CV Elfatih Media Insani (Anggota IKAPI)

Terbit Pertama, Februari 2026
xxiv, 160 hlm; 12.7 x 20 cm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *